Workshop Penulisan Jurnal Nasional dan Internasional Terakreditasi untuk Mahasiswa Doktor Ilmu Hukum Kelas Malang dan Jakarta

  • Post category:News
You are currently viewing Workshop Penulisan Jurnal Nasional dan Internasional Terakreditasi untuk Mahasiswa Doktor Ilmu Hukum Kelas Malang dan Jakarta

FORKOM Pascasarjana Fakultas Hukum, UB menyelenggarakan kegiatan Workhsop Penyusunan Artikel untuk Publikasi di Jurnal Internasional dan Nasional Terakreditasi yang dihadiri oleh peserta Mahasiswa Program Doktor Ilmu Hukum Kelas Malandg dan Jakarta yang bertempat di Sidang 3 Lt. 6 Gedung A Fakultas Hukum, UB., yang dibawakan oleh kedua narasumber Bapak Dr. Imam Kuswahyono, S.H., M.H., dan Dhiana Puspitawati, S.H., L.L.M., Ph.D., keduanya memberikan pemaparan materi mengenai kiat-kiat dalam penulisan jurnal yang baik dan tepat sasaran dengan melihat aspek-aspek tertentu diantaranya:

  1. Menggunakan bahasa yang mudah sesuai dengan gaya bahasa dari jurnal ilmiah.
  2. Hindari penggunaan kalimat yang sulit dipahami oleh pembaca.
  3. Sesuai kaidah penulisan yang baku.
  4. Mengikuti gaya bahasa yang variatif.
  5. Menentukan metode dalam penulisan atau metode berfikir induktif/deduktif serta membangun diagram alir agar mudah dipahami pembaca.
  6. Kesimpulan (Rekomendasi dan Saran).

Kemudian apa saja yang harus diperhatikan sebelum menyusun sebuah jurnal, diantaranya:

  1. Menyusun beberapa tinjauan dalam pembuatan peta penjelajahan
  2. Membuat mindmipping dari hal yang mudah ke yang sulit atau dari yang hal yang sulit ke yang mudah
  3. Menulis rangkuman.

Pemaparan selanjutnya oleh Dhiana Puspitawati, S.H., L.L.M., Ph.D., beliau menjelaskan sebelum mempublikasikan sebuah jurnal nasional maupun internasional diantaranya adalah mengatur strategi dengan melakukan persiapan teknis penulisan, acedemic writing, dan pencarian jurnal yang akan dituju, kemudian dijelaskan pula bagaimana mengukur kualitas ilmiah seseorang melalui h-index pada google scholar, dan bebas plagarisme.

Kesulitan yang dihadapi oleh orang Indonesia saat ini adalah sedikitnya motivasi dalam membaca jurnal, terbukti dengan fakta-fakta penelitian yang menyebutkan rendahnya minat baca warga Indonesia. Sebuah survei yang menyatakan masyarakat Indonesia lebih banyak menonton televisi, mendengarkan radio, bermain game daripada membaca buku dan menjadi peringkat 124 dari 187 negara dunia dalam penilaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Maka dari itu diharapakan kepada peserta kegiatan workshop ini dengan adanya pelatihan penulisan karya ilmiah dapat memberikan solusi pemecahannya. [FHM/Humas]