(Indonesia) Universitas Brawijaya Kirim Delegasi untuk Mengikuti Harvard National Model United Nations 2013

Universitas Brawijaya Kirim Delegasi untuk Mengikuti Harvard National Model United Nations 2013

Dalam dunia pendidikan tinggi, keikutsertaan mahasiswa dalam mengikuti kegiatan akademik dengan skala internasional sangatlah penting. Dalam era globalisasi, masuknya Indonesia sebagai salah satu pendiri ASEAN adalah negara paling dinamis dan paling berpengaruh di kawasan ASEAN dan Asia Pasifik, dan menjadi negara yang memiliki derajat yang tinggi di dunia internasional dapat dengan mudah membangun networking secara internasional menjadi nilai tambah dalam persaingan global. Beberapa manfaat yang didapatkan dengan mengikuti konferensi internasional antara lain, mengasah kemampuan mahasiswa dalam berdiplomasi, berbicara di forum internasional, bernegosiasi, menambah wawasan mengenai isu-isu yang berkembang dalam dunia akademik skala internasional, dan kesempatan untuk membangun jaringan kerja pada level internasional. Tujuan-tujuan tersebut sesuai dengan Rencana Strategis (Renstra) Universitas Brawijaya yakni terkait upaya meningkatkan soft-skill mahasiswa. Untuk mewujudkan tujuan tersebut, maka Universitas Brawijaya mengirimkan delegasinya untuk mengikuti Harvard National Model United Nations (HNMUN) 2013.

HNMUN merupakan simulasi sidang PBB paling bergengsi, dengan mempertemukan para generasi muda dari seluruh dunia untuk merepresentasikan negara-negara anggota PBB. Acara tahunan ini diselenggarakan oleh Harvard University, Boston Amerika Serikat pada tanggal 14 – 19 Februari 2013, dan rencananya akan diikuti oleh sekitar 2.500 mahasiswa dari lebih dari 30 negara. Secara penyelenggaraan acara tersebut, maka setiap universitas akan mewakili negara tertentu dan akan turut serta dalam simulasi sidang PBB untuk membahas dan menyelesaikan berbagai macam isu-isu internasional.

Universitas Brawijaya akan mengirimkan delegasi yang terdiri dari enam mahasiswa dan satu dosen pendamping. Keenam mahasiswa tersebut antara lain Affina Niken Al-Iskami (Hukum 2011), Kristian Dwi Sancoko (Hukum 2010), Oky Septiawan Trianto (Hukum 2011), Anastasia Rasia K. (Ekonomi 2009), Satrio Mangkunegara (Ekonomi 2009), dan Nizar Alif Utama (Ekonomi 2009). Sedangkan yang bertindak sebagai faculty advisor adalah Bapak M. Hamidi Masykur, S.H, M.Kn. Keenam delegasi tersebut merupakan mahasiswa yang telah terpilih melalui seleksi ketat yang diselenggarakan oleh Direktorat Kemahasiswaan Universitas Brawijaya dan seleksi Internasional oleh Universitas Harvard. Selain mengikuti rangkaian acara HNMUN 2013, delegasi UB juga dijadwalkan akan mengunjungi Kantor Perutusan Tetap Republik Indonesia untuk PBB (PTRI) di New York untuk bertemu dengan duta Besar RI untuk Amerika Serikat yaitu Ibu Ellen Tambunan yang merupakan duta tetap Indonesia untuk PBB.

Pengiriman delegasi tersebut menjadi mungkin dengan adanya dukungan dari berbagai pihak seperti Rektorat Universitas Brawijaya Malang, Dekanat Fakultas Hukum dan Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya Malang, Universitas Brawijaya Press, Prasetya UB, Radar Malang dan beberapa pihak lainnya yang tidak bisa disebutkan satu persatu. Dengan keikutsertaan dalam HNMUN 2013, terbuka kesempatan yang baik bagi delegasi UB untuk memperoleh ide, kritik dan pandangan internasional untuk perkembangan mahasiswa pada khususnya dan Indonesia pada umumnya yang lebih baik. Di kesempatan ini pula delegasi UB membuka pintu bagi Universitas Brawijaya sebagai Universitas Internasional yang dapat bersaing dengan Universitas lainnya diseluruh dunia seperti Universitas Yale dan Universitas Harvard serta melalui jalan tersebut  delegasi UB juga memperkenalkan pariwisata di Jawa Timur pada umumnya dan parisiwisata Kota Malang dan Kota Batu kepada dunia Internasional. (Hamidi)

Delegasi Universitas Brawijaya dalam Harvard National Model United Nations 2013