Tasyakuran 60 Tahun Prof. Kafrawi Jadi Guru

  • Post category:News

prof

PSIKnewsGuru iku digugu lan ditiru (guru itu didengarkan dan dijadikan panutan/teladan). Demikianlah prolog yang disampaikan oleh Dr. Jazim Hamidi, SH., MH., selaku MC dalam acara tasyakuran 60 tahun jadi guru Prof. Dr. H. Muhammad Kafrawi, SH. Bertempat di ruang Auditorium lantai VI gedung A Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (selasa, 1/10), acara tasyakuran ini dihadiri oleh para civitas akademika FH UB.

Latar belakang digelarnya acara tasyakuran ini adalah sebagai wujud syukur atas nikmat yang telah dianugerahkan oleh Allah SWT. Sebagaimana yang tercantum dalam surat Ibrahim : 7 dan surat Adh-Dhuha : 11. Pria yang dilahirkan di Desa Rembang, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar ini merupakan generasi awal di FH UB. Beliau memulai karir sebagai Pembantu Dekan II FH UB di tahun 1966. Berkat dedikasi dan kerja kerasnya, beliau kemudian diangkat menjadi Dekan FH UB di tahun 1972. Gelar doktor yang ia peroleh dari Universitas Airlangga di tahun 1984 semakin menambah kearifan, pegalaman dan wawasan kelimuan yang dimilikinya. Hingga di tahun 1988, beliau diangkat menjadi Pembantu Rektor I. Amanah terakhir beliau di Universitas Brawijaya adalah sebagai Pelaksana Harian Rektor di tahun 1996. Prof Kafrawi yang pensiun di tahun 2000, telah mencatatkan sejumlah prestasi.

“Ada 36 penghargaan, baik dari lembaga pemerintah maupun swasta. Namun yang paling berkesan bagi saya ada 3, yaitu Satyalancana Karya Satya XXX tahun dari pemerintah RI 1996, Anugraha Sewaka Winayaroha dari Dikti pada tahun 2007 dan anugerah FH UB Award di tahun 2011.” Ungkap Kafrawi

Selama menjadi guru, beliau juga mencatat telah melakukan perjalanan ke luar negeri sebanyak 7 kali. Salah satunya ketika beliau melakukan kunjungan kerja ke 10 Perguruan Tinggi di 5 kota di Australia pada tahun 1993. Beliau juga telah menuliskan sebanyak 108 karya tulis, baik di tingkat daerah maupun nasional. Tak hanya sebagai ajang tasyakuran, acara tersebut juga sekaligus sebagai ajang launching buku Autobiografi 60 tahun jadi guru (1 Oktober 1953 s/d 1 Oktober 2013). Dekan FH UB Dr. Sihabudin, SH. MH mengatakan bahwa keteladanan dari Prof Kafrawi yang patut dicontoh adalah kedisiplinannya dalam bekerja. “Prof. Kafrawi adalah sosok figur idaman. Ulet, rajin dan disiplin dalam bekerja.” Ujar Dr. Sihabudin, SH. MH dalam sambutannya. (alfa)