Seleksi Internal Debat Mahkamah Konstitusi

  • Post category:News


Mahkamah Konstitusi (MK) dan Konstitusionalisme akhir-akhir ini menjadi topik diskursus yang layak untuk dicermati. Tidak hanya karena adanya pergantian puncak kepemimpinan dalam struktur MK, namun juga karena kasus-kasus yang diselesaikan oleh MK serta hasil putusannya.
Seolah tak ingin kehilangan momentum, MK kemudian berinisiatif untuk menstimulus jiwa-jiwa kritis para mahasiswa melalui sebuah agenda debat nasional. Untuk memenuhi kuota delegasi yang akan dikirim untuk mengikuti agenda tersebut, kemahasiswaaan FH UB mengadakan seleksi internal yang diselenggarakan pada hari Kamis (4/4), bertempat di ruang sidang 3 lt 6 gedung A. Rencananya, sebanyak 50 mahasiswa yang telah terdaftar akan mengikuti seleksi. Mereka diharuskan untuk menjelaskan mosi debat yang telah ditentukan oleh panitia debat MK. Para peserta mempresentasikan mosi debat yang telah mereka pilih dihadapan para juri, yang terdiri dari : Dr. Muchammad Ali Safaat, SH., MH., M. Dahlan, SH., MH., dan Herlin Wijayati, SH., MH.
Para peserta diharuskan memilih satu diantara 12 mosi yang diajukan. Menurut M. Maulana, ajang debat bisa meningkatkan kemampuan mahasiswa, terutama di bidang public speaking.
“Saya termasuk orang yang kurang percaya diri ketika berbicara di depan umum. Dengan adanya ajang debat, saya banyak berlatih public speaking dan mulai percaya diri ketika disuruh berbicara di depan umum.” Kata Lana
Selain sebagai ajang untuk melatih kompetensi di bidang public speaking, tentunya ajang debat juga akan menambah wawasan keilmuan bagi para mahasiswa. (alfa57)