Raih Dua Piala, Tim Debat Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Semakin Berjaya

  • Post category:News
You are currently viewing Raih Dua Piala, Tim Debat Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Semakin Berjaya

Fakultas Ekonomi dan Bisnis – Universitas Brawijaya (19/11) tim debat Fakultas Hukum Brawijaya kembali memboyong piala di ajang Diskusi dan Debat Ilmiah yang diadakan LSME, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya. Lomba tersebut diadakan dari 18 hingga 19 november 2017, kegiatan dimulai dari acara diskusi atau yang biasa dilakukan, yaitu seminar tentang problematika mahasiswa, dilanjutkan dengan Technical Meeting kegiatan debat, keesokan harinya tanggal 19 November 2017 barulah mereka bertarung , babak penyisihan bertanding diadakan dua kali dan selanjutnya pertandingan semi final dan final, kegiatan tersebut dilaksanakan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya Malang.

Perwakilan dari Fakultas Hukum sendiri yaitu, Adi Fauzanto (FH/2016), Vannesa Virgounia (FH/2016), dan Dinar Auila (FH/2016) yang berhasil mendapatkan juara II selanjutnya dari tim yang berbeda yaitu Sofiatul Amrih (FH/2014) yang menjadi juara I di penyelenggaraan lomba ini . Kesulitan  pertama yang dihadapi  oleh kedua tim terletak pada mosi yang beberapa mosi tidak seimbang,  serta mengenai mosi yang dikeluarkan ketika semi final dan final, yang secara aturanya dikeluarkan pada saat itu, disinilah dibutuhkan pengetahuan dasar, dan kecekatakan dalam berfikir dan berargumen, ungkap Adi.

Adi selaku perwakilan dari tim memaparkan beberapa  tips and trick dalam bertanding , yaitu pertama-tama itu berdoa, selanjutnya yaitu berfikirlah untuk mencari ilmu bukan kemenangan, selanjutnya adalah berfikir apa saja usaha yang kita lakukan, pada saat itu harus kita keluarkan, jika berbicara teknik, pengalaman lah yang mampu menjawab.

Tak lupa juga sedikit pesan yang dikatakan Adi kepada rekan rekan seperjuangan “Niatkan untuk mencari ilmu, dan berfikirlah bahwa ilmu dianalogikan sebagai utang dan utang adalah kewajiban, sehingga ilmu itu seharusnya kita cari terus sebagai utang”, pesan Adi. [NBL/Humas]