PERKEMBANGAN HUKUM PERDATA DI ERA DIGITAL TEKNOLOGI: PELUANG DAN TANTANGAN

  • Post category:News
You are currently viewing PERKEMBANGAN HUKUM PERDATA DI ERA DIGITAL TEKNOLOGI: PELUANG DAN TANTANGAN

 

Departemen Hukum Perdata Fakultas Hukum Universitas Brawijaya  menyelenggarakan Upgrading Keilmuan bagi Dosen Pengajar untuk meningkatkan keilmuannya terutama dalam perkembangan teknologi Informasi pada hari Jumat (15/10/2021) melalui teleconference zoom meeting. 

Acara ini didasari oleh perkembangan teknologi yang membawa perubahan dalam kehidupan manusia sehari-hari. Pada satu sisi, teknologi banyak membantu manusia dalam berbagai sektor, namun, perkembangan teknologi itu menimbulkan ancaman dan rasa khawatir sekaligus memiliki keuntungan. Misalnya, kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), salah satu teknologi yang saat ini banyak digunakan dan dikembangkan dalam berbagai disiplin ilmu pengetahuan, salah satunya ilmu hukum. Dengan kecepatan pertukaran data dan akses terhadap informasi semua orang dapat menyalahgunakan informasi akan data tersebut. 

Dihadiri oleh 6 pemateri dari beberapa institusi juga lembaga – lembaga pemerintah, pemateri dalam acara ini antara lain Prof. Dr. Syamsul Ma’arif Selaku Hakim Mahkamah Agung, Santun Maspari Siregar., S.H.,M.H dari Kementerian Hukum dan HAM, Prof. Ari Hernawan S.H.,M.Hum selaku Peneliti Hukum Perburuhan, Dr. Tjahjo Arianto.,SH.,M.Hum (STPN), dan dua akademisi Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Dr. Reka Dewantara.,SH.,MH & Zairul Alam.,SH.,MH.

Masing-masing Narasumber menyampaikan materi dimulai oleh M. Zairul Alam., SH.,MH yang menyampaikan materi terkait Perkembangan Hukum dan Teknologi di Indonesia, kemudian terkait pada Perlindungan Hukum dalam perkembangan teknologi, dan diakhiri oleh Kedudukan AI sebagai subjek hukum. 

Yang kemudian dilanjutkan oleh Dr. Reka Dewantara.,SH.,MH yang menyampampaikan terkait Aspek hukum financial technology, Perkembangan Big Data, Blockchain, Legalitas Bitcoin, Cryptocurrency, dan Investasi Crypto

kemudian dilanjutkan oleh Prof. Dr. Syamsul Maarif materi yang disampaikan mengenai Penerapan Electronic Justice System di Indonesia, Mekanisme E-court dalam sistem peradilan, Peluang, Tantangan dan Hambatan dalam Penerapan Electronic Justice System selanjutnya dilanjutkan oleh Dr. Ir Tjahjo Arianto., SH.,M.Hum yang pada kegiatan ini memaparkan materi mengenai Penyampaian perspektif hukum perdata di bidang pertanahan, Menyampaikan perkembangan teknologi di bidang pendaftaran tanah dan land use planning, Pembahasan pengaruh perkembangan teknologi terhadap hukum agraria aspek perdata

Prof. Dr. Ari Hernawan.,S.H.,M.Hum. menyampaikan materi – materi adalah mengenai: Hak-hak pekerja dalam perusahaan teknologi, Perlindungan terhadap pekerja dengan konsep Gig Worker dan kemudian selanjutnya dari Kementerian Hukum dan HAM Santun Maspari Siregar., S.H.,M.H yang berkesempatan memaparkan materi terkait  Perlindungan kepentingan kreditur dalam fidusia (online) &  Pengaturan Fidusia pasca putusan Mahkamah Konstitusi.(fda)