(Indonesia) Para Dosen Pidana Adakan Bedah RUU KUHAP

  • Post category:News

Menyambut upaya pemerintah menggantikan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana dengan Rancangan Undang-Undang Hukum Acara Pidana 2012, segenap dosen hukum pidana di Fakultas Hukum Universitas Brawijaya mengadakan pertemuan tertutup untuk mengkritisi pasal per pasal RUU KUHAP tersebut. Tepatnya pukul 12.00 WIB di ruang sidang II lantai 6 gedung A Fakultas Hukum kemarin siang, para dosen hukum pidana mengkritisi RUU KUHAP dipimpin oleh Drs. Adami Chazawi, SH. Kontroversi terhadap pemberlakuan RUU KUHAP yang baru menjadi suatu hal yang memerlukan pengkajian secara terus menerus. Misalnya perubahan terpenting berupa memasukkan hakim komisaris sebagai figur sentral dalam sistem peradilan pidana Indonesia. Oleh karena itu, mendiskusikan materi-materi baru yang termuat dalam RUU KUHAP termasuk sharing pendapat mengenai isi dan masukan-masukan atas baik buruknya pemberlakuan RUU KUHAP mendatang menjadi wajib bagi para dosen pidana. Diharapkan setelah adanya kegiatan ini, dapat menambah pengetahuan dan keilmuan dosen hukum Pidana sebagai bahan ajar di tiap kelas Pidana. Serta mampu memberikan sumbangsih kepada pemerintah berupa saran mengenai kekurangan-kekurangan yang mungkin masih terdapat dalam RUU tersebut. (gta)