Muhammad Natsir Raih Gelar Doktor Bidang Ilmu Hukum UB

  • Post category:News

Bertitik tolak dari konflik komunal di Desa Ketara Kabupaten Lombok Tengah Desa Ngali dan Desa Renda Kabupaten Bima Provinsi Nusa Tenggara Barat, maka Muhammad Natsir mengangkat sebuah judul “Model Alternatif Penyelesaian Konflik Komunal (Studi di Desa Ketara  Kabupaten Lombok Tengah Desa Ngali dan Desa Renda Kabupaten Bima Provinsi Nusa Tenggara Barat)” yang dibahas dalam sebuah sidang ujian akhir disertasi terbuka, pada hari selasa, 11 Maret 2014.

Bertempat di ruang Auditorium lantai 6 gedung A Fakultas Hukum Universitas Brawijaya, sidang ujian akhir disertasi dilaksanakan oleh majelis penguji yang terdiri dari Prof. Dr. Sudarsono, S.H., M.S., Prof. Dr. Koesno Adi, S.H., M.S., Prof. Masruchin Ruba’i, SH., MS, Dr. Rachmat Syafaat, SH., M.Si, Dr. Prija Jatmika, SH. MS. serta penguji tamu dari Universitas Mataram yaitu, Prof. Dr. Rodliyah, SH. M.H, Prof. Lalu Husni, S.H., M.S. (tan)