Pertukaran Pelajar

Formulir Pendaftaran MBKM bit.ly/MBKM2021

A. Latar Belakang

Pertukaran pelajar diharapkan dapat memberikan kompetensi tambahan kepada mahasiswa. Mahasiswa dapat menempuh mata kuliah di program studi lain yang tidak ditawarkan di Program Studi asal dan juga dapat menambah wawasan dengan menempuh pengalaman belajar di Perguruan Tinggi lain. Pertukaran pelajar diselenggarakan juga untuk membentuk beberapa sikap mahasiswa, yaitu menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat atau temuan orisinal orang lain; serta bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan.

B. Tujuan

Tujuan pertukaran pelajar antara lain:

  1. Belajar lintas kampus (dalam dan luar negeri), tinggal bersama dengan keluarga di kampus tujuan, wawasan mahasiswa tentang ke-Bhinneka Tunggal Ika akan makin berkembang, persaudaraan lintas budaya dan suku akan semakin kuat.
  2. Membangun persahabatan mahasiswa antar daerah, suku, budaya, dan agama, sehingga meningkatkan semangat persatuan dan kesatuan bangsa.
  3. Menyelenggarakan transfer ilmu pengetahuan untuk menutupi disparitas pendidikan baik antar perguruan tinggi dalam negeri, maupun kondisi pendidikan tinggi dalam negeri dengan luar negeri.

C. Pertukaran Pelajar antar Program Studi dalam Universitas Brawijaya

Pertukaran Pelajar antar program studi dalam UB yang diselenggarakan oleh Program Studi, merupakan kegiatan yang ditujukan untuk memberikan kompetensi tambahan bagi mahasiswa, dengan tidak meninggalkan kompensi yang wajib dimiliki sebagai lulusan Program Studi. Dengan demikian, mata kuliah yang diambil mahasiswa di program studi lain, merupakan tambahan dari mata kuliah wajib atau dengan kata lain, tidak menggantikan jumlah sks minimal yaitu 144 sks. Sehingga mahasiswa yang mengikuti pertukaran pelajar antar program studi di dalam UB memiliki sks lebih dari 144 sks.

Mahasiswa yang mengikuti Pertukaran Pelajar antar program studi dalam UB wajib mengambil sedikitnya 8 sks dan paling banyak 16 sks mata kuliah di program studi lain. Pengambilan 8-16 sks tersebut dapat dilakukan dalam beberapa semester, dengan kata lain tidak ditentukan jumlah minimal sks yang diambil dalam setiap semester.

Ketentuan yang ditetapkan oleh Program Studi Sarjana Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Brawijaya terhadap kegiatan Pertukaran Pelajar antar Program Studi dalam Universitas Brawijaya adalah sebagai berikut:

1. Persyaratan

Kegiatan Pertukaran Pelajar antar Program Studi dalam Universitas Brawijaya baru bisa dilakukan setelah semester 5 (lima).

2. Mekanisme

Mekanisme atau tahapan bagi mahasiswa sebagai berikut:

a. Mahasiswa memprogramkan KRS

Mahasiswa dapat langsung memilih mata kuliah pada program studi lain melalui aplikasi SIAM dengan cara yang sama dengan memilih mata kuliah Program Studi arjana Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Brawijaya. Tahap selanjutnya adalah mahasiswa berkonsultasi dengan dosen pembimbing terkait mata kuliah yang telah diprogramkan.

b. Pelaksanaan pertukaran pelajar

Mahasiswa wajib mematuhi seluruh ketentuan perkuliahan yang telah ditetapkan program studi lain, antara lain terkait waktu pelaksanaan perkuliahan, aturan terkait tingkat kehadiran dan komponen penilaian mata kuliah.

c. Evaluasi

Nilai mata kuliah yang diambil akan muncul dalam SIAM.

D. Pertukaran Pelajar antar Program Studi Sarjana Ilmu Hukum

Pertukaran Pelajar antara Program Studi asal dengan Program Studi Sarjana Ilmu Hukum di Fakultas Hukum Perguruan Tinggi lain diselenggarakan sesuai dengan kesepakatan dari setiap masing-masing program studi. Sehingga kebijakan yang diambil dapat berbeda antar program studi yang satu dengan program studi yang lain. Kebijakan tersebut antara lain terkait persyaratan mahasiswa, nama mata kuliah yang ditawarkan, jumlah maksimal sks yang dapat diambil mahasiswa dan waktu pelaksanaan perkuliahan.

Ketentuan yang ditetapkan oleh Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Brawijaya terhadap kegiatan Pertukaran Pelajar antar Program Studi Sarjana Ilmu Hukum adalah sebagai berikut:

1. Persyaratan Calon Mahasiswa

Pada saat seleksi dilakukan, mahasiswa yang akan mengikuti kegiatan Pertukaran Pelajar harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:

  1. Telah lulus minimal 90 sks
  2. Memiliki IPK minimal 3.00

2. Mekanisme

Mekanisme atau tahapan bagi mahasiswa sebagai berikut:

a. Mahasiswa melakukan pendaftaran

Mahasiswa mengajukan permohonan melalui bit.ly/MBKM2021 dengan memilih Program Studi Tujuan dan mata kuliah yang akan diambil.

b. Program Studi melakukan seleksi

Berdasarkan pengajuan mahasiswa, Program Studi melakukan seleksi dengan mempertimbangkan IPK dan angkatan mahasiswa yang mengajukan. Jumlah mahasiswa yang lolos mengikuti Pertukaran Pelajar mengikuti kuota yang ditentukan oleh Program Studi Tujuan.

c. Program Studi menyerahkan nama mahasiswa dan mata kuliah ke Program Studi Tujuan

Berdasarkan hasil seleksi yang dilakukan, Program Studi menyerahkan daftar nama mahasiswa dan mata kuliah yang akan ditempuh mahasiswa kepada Program Studi Tujuan. Mekanisme selanjutnya tergantung pada mekanisme yang ditentukan oleh Program Studi tujuan, misalnya mahasiswa harus mendaftar pada aplikasi tertentu yang disediakan bagi mahasiswa baru.

d. Mahasiswa memprogramkan KRS

Mahasiswa yang telah dinyatakan lolos untuk mengikuti Pertukaran Pelajar wajib melakukan pemograman KRS pada SIAM sesuai dengan mata kuliah yang ditempuh pada Program Studi Tujuan. Program Studi telah memasukkan kode dan nama mata kuliah yang ditawarkan oleh Program Studi Tujuan dalam SIAM.

e. Pelaksanaan pertukaran pelajar

Mahasiswa wajib mematuhi seluruh ketentuan perkuliahan yang telah ditetapkan Program Studi Tujuan, antara lain terkait waktu pelaksanaan perkuliahan, aturan terkait tingkat kehadiran dan komponen penilaian mata kuliah. Kegiatan Perkuliahan pada Program Pertukaran Pelajar dapat dilaksanakan secara Luring dan Daring.

f. Monitoring dan evaluasi

Selama pelaksanaan Pertukaran Pelajar, Program studi melaksanakan monitoring terhadap setiap mahasiswa yang mengikuti Pertukaran Pelajar, dan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Pertukaran Pelajar khususnya terkait ketercapaian dari tujuan dilaksanakannya Pertukaran Pelajar.

g. Program Studi menerima daftar nilai mata kuliah masing-masing mahasiswa dari Program Studi Tujuan

Ketika pelaksanaan perkuliahan pada semester dimana Pertukaran Pelajar dilakukan, Program Studi menerima daftar nilai dari masing-masing mahasiswa yang mengikuti Pertukaran Pelajar dari Program Studi Tujuan dalam bentuk KHS.

h. Program Studi memasukkan nilai mata kuliah yang diperoleh mahasiswa dalam SIAM

Program Studi memasukkan nilai dari setiap mata kuliah yang diperoleh mahasiswa dari Program Studi Tujuan dalam SIAKAD yang dapat dilihat mahasiswa melalui SIAM.

i. Program Studi melaporkan data Pertukaran Pelajar ke PD Dikti

Program Studi wajib melaporakan nilai mata kuliah yang telah diperoleh mahasiswa setiap tahun ke Pangkalan Data Perguruan Tinggi.

E. Penilaian

Penilaian dalam pelaksanaan kebijakan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka, program “hak belajar tiga semester di luar program studi” mengacu kepada 5 (lima) prinsip sesuai SNPT yaitu edukatif, otentik, objektif, akuntabel, dan transparan yang dilakukan secara terintegrasi. Penilaian dalam kegiatan Pertukaran Pelajar dilakukan berdasarkan hasil penilaian pada setiap mata kuliah yang ditempuh berdasarkan ketentuan yang berlaku pada Program Studi Tujuan.

Mahasiswa peserta Pertukaran Pelajar yang berhasil, berhak mendapatkan keterangan dalam Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) bahwa mahasiswa yang bersangkutan telah mengikuti program Merdeka Belajar Kampus Merdeka dengan bentuk kegiatan pembelajaran Pertukaran Pelajar. Mahasiswa dinyatakan gagal mengikuti Pertukaran Pelajar adalah mahasiswa yang mendapatkan jumlah sks lulus kurang dari 20 sks berdasarkan keterangan dari Program Studi Tujuan.