MBKM

PROGRAM MERDEKA BELAJAR KAMPUS MERDEKA 

PROGRAM STUDI SARJANA ILMU HUKUM

Formulir Pendaftaran MBKM bit.ly/MBKM2021

A. Latar Belakang

Dalam rangka menyiapkan mahasiswa menghadapi perubahan sosial, budaya, dunia kerja dan kemajuan teknologi yang pesat, kompetensi mahasiswa harus disiapkan untuk lebih gayut dengan kebutuhan zaman. Link and match tidak saja dengan dunia industri dan dunia kerja tetapi juga dengan masa depan yang berubah dengan cepat. Perguruan Tinggi dituntut untuk dapat merancang dan melaksanakan proses pembelajaran yang inovatif agar mahasiswa dapat meraih capaian pembelajaran mencakup aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan secara optimal dan selalu relevan. Pendidikan tinggi juga tidak sekedar mengupayakan ketercapaian capaian pembelajaran, tapi pendidikan harus mempersiapkan mahasiswa untuk berpikir kritis dengan tata nilai kehidupan dan memilih peluang yang mereka butuhkan agar berhasil dalam jalur yang mereka pilih. Untuk itu proses belajar dapat beragam mulai dari belajar dengan pendekatan “dimanapun dan kapanpun”, pendekatan personal, penyajian pembelajaran yang fleksibel, “peer and mentor”, aplikasi tepat guna, modul dan project-based learning (Education 4.0).

Gambar 1. Education 4.0

Kebijakan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka diharapkan dapat menjadi jawaban atas tuntutan Education 4.0 tersebut. Merdeka Belajar merupakan wujud pembelajaran di perguruan tinggi yang otonom dan fleksibel sehingga tercipta kultur belajar yang inovatif, tidak mengekang, dan sesuai dengan kebutuhan mahasiswa. Mahasiswa diberikan kebebasan mengambil sks di luar program studi, tiga semester yang di maksud berupa 1 semester kesempatan mengambil mata kuliah di luar program studi dan 2 semester melaksanakan aktivitas pembelajaran di luar perguruan tinggi.

Berbagai bentuk kegiatan belajar di luar perguruan tinggi, di antaranya melakukan pertukaran pelajar, penelitian dan magang. Semua kegiatan tersebut harus dilaksanakan dengan bimbingan dari dosen. Kampus merdeka diharapkan dapat memberikan pengalaman kontekstual lapangan yang akan meningkatkan kompetensi mahasiswa secara utuh, siap kerja, atau menciptakan lapangan kerja baru.

Proses pembelajaran dalam Kampus Merdeka merupakan salah satu perwujudan pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa (student centered learning) yang sangat esensial. Pembelajaran dalam Kampus Merdeka memberikan tantangan dan kesempatan untuk pengembangan inovasi, kreativitas, kapasitas, kepribadian, dan kebutuhan mahasiswa, serta mengembangkan kemandirian dalam mencari dan menemukan pengetahuan melalui kenyataan dan dinamika lapangan seperti persyaratan kemampuan, permasalahan riil, interaksi sosial, kolaborasi, manajemen diri, tuntutan kinerja, target dan pencapaiannya. Melalui program merdeka belajar yang dirancang dan diimplementasikan dengan baik, maka hard dan soft skills mahasiswa akan terbentuk dengan kuat.

Program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka diharapkan dapat menjawab tantangan Perguruan Tinggi untuk menghasilkan lulusan yang sesuai perkembangan zaman, kemajuan IPTEK, tuntutan dunia usaha dan dunia industri, maupun dinamika masyarakat.

B. Landasan

Program Merdeka Belajar yang memberikan kebebasan bagi mahasiswa untuk belajar selama tiga semester di luar Program Studi Sarjana Ilmu Hukum FH UB berlandaskan kebijakan sebagai berikut:

  1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003, tentang Sistem Pendidikan Nasional.
  2. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012, tentang Pendidikan Tinggi.
  3. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014, tentang Desa.
  4. Peraturan Pemerintah Nomor 04 Tahun 2014, tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Perguruan Tinggi.
  5. Peraturan Presiden nomor 8 tahun 2012, tentang KKNI.
  6. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi.
  7. Panduan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka Direktoral Pendidikan Tinggi Kemeterian Pendidikan dan Kebudayaan 2020
  8. Peraturan Rektor Universitas Brawijaya Nomor 45 Tahun 2020 tentang Merdeka Belajar-Kampus Merdeka
  9. Pedoman Pendidikan Universitas Brawijaya Tahun Akademik 2020/2021

B. Tujuan

Tujuan kebijakan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka, program “hak belajar tiga semester di luar program studi” adalah untuk meningkatkan kompetensi lulusan Program Studi Sarjana Ilmu Hukum FH UB, baik soft skills maupun hard skills, agar lebih siap dan relevan dengan kebutuhan zaman, menyiapkan lulusan sebagai pemimpin masa depan bangsa yang unggul dan berkepribadian. Program-program experiential learning dengan jalur yang fleksibel diharapkan akan dapat memfasilitasi mahasiswa mengembangkan potensinya sesuai dengan passion dan bakatnya.

C. Jalur Pendidikan

Bentuk kegiatan pembelajaran Pertukaran Pelajar, Penelitian dan Magang dilaksanakan berdasarkan jalur pendidikan yang disediakan dalam kurikulum yang telah ditetapkan Program Studi Sarjana Ilmu Hukum FH UB. Jalur pendidikan tersebut terdiri dari:

  1. Jalur Pendidikan Reguler
  2. Jalur Pendidikan Merdeka Belajar 1 Semester di dalam UB
  3. Jalur Pendidikan Merdeka Belajar 1 Semester di luar UB
  4. Jalur Pendidikan Merdeka Belajar 2 Semester di dalam dan di luar UB
  5. Jalur Pendidikan Merdeka Belajar 2 Semester di luar UB
  6. Jalur Pendidikan Merdeka Belajar 3 Semester di dalam dan di luar UB

Distribusi mata kuliah dalam setiap jalur prendidikan disajikan dalam tabel berikut:

Setiap sks (satuan kredit semester) diartikan sebagai “jam kegiatan”, bukan “jam belajar”. Definisi “kegiatan” antara lain adalah belajar di kelas, magang, dan pertukaran pelajar. Mahasiswa dapat mengambil sks di luar UB sebanyak maksimal 2 semester (setara dengan 48 sks) dan ditambah lagi, dapat mengambil sks di prodi yang berbeda di UB maksimal sebanyak 1 semester (setara dengan 24 sks). Penghitungan satuan kredit semester untuk pembelajaran di luar kampus setara dengan 170 (seratus tujuh puluh) menit per minggu per semester.

 D. Bentuk Kegiatan Pembelajaran

Bentuk kegiatan pembelajaran yang dapat dipilih mahasiswa Program Studi Sarjana Ilmu Hukum FH UB meliputi:

1. Pertukaran Pelajar

Pertukaran Pelajar adalah bentuk kegiatan pembelajaran dengan memberikan kebebasan kepada mahasiswa yang memenuhi persyaratan untuk menempuh mata kuliah di luar Program Studi Sarjana Ilmu Hukum FH UB selama 1-3 semester atau setara dengan 20-72sks. Pertukaran Pelajar dilakukan dalam dua bentuk, yaitu

  1. Pertukaran Pelajar antar Program Studi dalam Universitas Brawijaya; dan
  2. Pertukaran Pelajar antar Program Studi Sarjana Ilmu Hukum.

2. Penelitian

Penelitian adalah bentuk kegiatan pembelajaran dengan melakukan penelitian yang dilakukan dengan atau didanai oleh instansi mitra dengan bimbingan dosen. Penelitian dilakukan selama 1-2 semester atau setara dengan 24-48 sks. Mahasiswa yang akan mengikuti kegiatan Penelitian harus memenuhi persyaratan tertentu yang telah ditetapkan Program Studi Sarjana Ilmu Hukum FH UB.

3. Magang

Magang adalah bentuk kegiatan pembelajaran yang dilakukan di instansi mitra (kantor hukum tau instansi pemerintah) selama 1-2 semester atau setara dengan 24-48 sks dengan bimbingan dosen dan pembimbing dari instansi mitra.