Mahasiswa FHUB meraih Award dalam Lomba Arbitrase Komersial Internasional di Kuala Lumpur

  • Post category:News
You are currently viewing Mahasiswa FHUB meraih Award dalam Lomba Arbitrase Komersial Internasional di Kuala Lumpur

[Minggu, 4 Maret 2018]

    Lomba Arbitrase Komersial Internasional ini diadakan oleh Asian International Arbitration Center (AIAC*) Kuala Lumpur Malaysia. Lomba tersebut bernama “2nd AIAC-ICC Pre-moot for Willem C Vis International Commercial Arbitration Moot“, diikuti oleh 21 Yurisdiksi dan dengan total 72 tim. Lomba ini adalah pre-moot dari Willem C Vis International Commercial Arbitration Moot (East Vis Hong Kong dan West Vis Vienna), meskipun demikian lomba ini sangat kompetitif dikarenakan peserta yang ikut mayoritas merupakan dari tim yang akan berkompetisi di Vienna dan Hong Kong. Namun demikian tahun ini Fakultas Hukum Universitas Brawijaya belum mengikuti lomba di Vienna maupun Hong Kong.

    Delegasi Fakultas Hukum Universitas Brawijaya, ini di latih dan dipersiapkan dibawah naungan International Law Students Association Chapter Universitas Brawijaya (ILSA Chapter UB), yang tak lain merupakan organisasi yang sedang dalam tahap membuka Chapter di  Fakultas Hukum (menjadi lembaga otonom). Delegasi ini terdiri dari mahasiswa S1 Fakultas Hukum diantaranya Afdal Adam, Kevin Girsang, Bramantya Bimo, Muhammad Aditya dan Tasya Ester Loijens (ILSA Members); Farah Salsabilah, Satryo Wibowo, Daffa Hadyansha (Non-ILSA Members)

     Ini merupakan kebanggan tersendiri bagi Fakultas Hukum karena merupakan hal yang baru dan pertama kalinya ada Mahasiswa Fakultas Hukum mengikuti Lomba Peradilan Arbitrase begitupun kompetisi hukum dalam level Internasional. Ditambah lagi dengan memperoleh penghargaan (award) yaitu “Spirit of 2nd AIAC-ICC Pre-moot for Willem C Vis International Commercial Arbitration Moot”. Award ini diberikan hanya kepada satu tim yang oleh panitia dianggap tim yang paling antusias dan menunjukkan kerja kerasnya untuk belajar arbitrase internasional, dari awal pendaftaran sampai pada selama perlombaan ini berlangsung yaitu pada tanggal 1 – 4 Maret 2018, di AIAC.

     Disamping itu, delegasi dari Fakultas Hukum dalam persiapannya yang kurang dari satu bulan ini selain dibimbing oleh dosen Fakultas Hukum Universitas Brawijaya, juga berhasil mendapatkan Coach (Pelatih) seorang praktisi hukum, yaitu Ms. Hui Wen Tan (Senior Associate di salah satu Law Firm ternama di Malaysia; Skrine) yang membimbing jarak jauh dengan aplikasi Skype (Video Call). Dengan kompetensi yaitu Land, Aviation, Commercial Dispute, Ms. Wen berhasil membimbing sehingga mendapatkan award.

    Melalui lomba ini juga, delegasi dapat bertemu dengan banyak praktisi dalam bidang Arbitrase Internasional, mahasiswa-mahasiswi dari seluruh dunia yang memilki ketertarikan yang sama dalam bidang Arbitrase Komersial Internasional. Dengan demikian dapat menambah wawasan, baik secara pengetahuan maupun networking dengan lawyer – lawyer Internasional yang sudah berkecimpung di dalam arbitrase internasional. [humas/PSIK]

*AIAC yang sebelumnya memilki nama Kuala Lumpur Regional Center of Arbitration (KLRCA). Pada tanggal 28 Februari telah secara resmi berganti nama menjadi Asian International Arbitration Center (AIAC)