(Indonesia) Kuliah Tamu HAN Disertai Bulletin De Hans

  • Post category:News

Malang, 07/05/2013 – Awal bulan Mei 20013 tampaknya diisi Bagian Hukum Admnistrasi Negara (HAN) di Fakultas Hukum UB dengan berbagai kegiatan. Tepat pukul 09.30 WIB kemarin (6/5) bertempat di ruang Auditorium Lantai 6 Gedung A, bagian HAN adakan kuliah tamu. Pembantu Dekan 1 Dr. Much Ali Syafaat SH, MH; Prof. Dr. Sudarsono SH,MS dan beberapa dosen Fakultas Hukum Universitas Brawijaya turut menghadiri acara tersebut. Kali ini, kuliah tamu tersebut berjudul Kewenangan PTUN Dalam Menyelesaikan Sengketa Keputusan yang Dibuat oleh KPU. Menurut Risa salah satu panitia yang juga merupakan anggota De Hans (himpunan mahasiswa konsentrasi HAN), tema tersebut diambil berdasarkan musyawarah dari panitia penyelenggara kuliah tamu ini. Panitia De Hans memandang bahwa isu baru terkait HAN ini sangat menarik untuk dikaji dan didiskusikan bersama. Pasalnya PTUN dan KPU sama-sama berwenang memutus perkara berkaitan dengan sengketa pemilu. Bedanya, PTUN terbatas pada memutus keputusan yang dibuat oleh KPU tentang sengketa pemilu.
Di samping itu, Dr. Istislam SH, MHum selaku moderator memaparkan bahwa kuliah tamu pekan ini dapat menjadi kesempatan bagi mahasiswa selaku akademisi berdiskusi secara langsung dengan praktisi di bidang tersebut. Oleh karena itu, Hakim Ketua Peradilan Tata Usaha Negara Jawa Timur Dr. Dani Elpah SH, MH dihadirkan sebagai pemateri dalam kesempatan ini. Tidak jauh berbeda dengan sang moderator, Dr. Dani Elpah SH, MH turut mengungkapkan bahwa kuliah tamu ini merupakan pertemuan antara dunia akademisi dan praktisi untuk saling bersinergi memberikan manfaat satu sama lain. Selama sekitar 120 menit kuliah tamu berlangsung, beliau banyak memberikan gambaran sengketa Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) yang masuk di Pengadilan Tata Usaha Negara Jawa Timur serta kontradiksi antara SEMA RI nomor 8 tahun 2005 dan SEMA RI nomor 7 tahun 2010. Beliau memfokuskan kuliah tamu pada hal yang bersifat praktek, karena beliau yakin materi yang bersifat normative sudah dipahami oleh mahasiswa. Salah satu hal yang menarik dalam kuliah tamu ini yaitu pembuatan bulletin De Hans oleh mahasiswa konsentrasi HAN. Tema bulletin tersebut berkaitan dengan materi kuliah tamu ini. Atas kreativitas dan kinerja dari De Hans, Dr. Istislam SH, MHum memberikan apresiasi yang besar bagi mereka. Menurut beliau, bulletin yang merupakan salah satu agenda rutin De Hans tersebut membuktikan keseriusan De Hans dalam meningkatkan keilmuan dan kualitasnya.
Tentu saja karena kuliah tamu ini bertujuan memperkaya khasanah keilmuan akademisi fakultas hukum, seluruh mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Brawijaya dapat menghadiri acara ini. Tetapi mayoritas peserta kuliah tamu kemarin terdiri dari mahasiswa pengampu mata kuliah HAN dan Hukum Acara Pengadilan Tata Usaha Negara. Hal ini disebabkan tema kuliah tamu berkorelasi dengan mata kuliah tersebut, khususnya Hukum Acara PTUN. (/gta)