(Indonesia) Kuliah Tamu Bersama Kementerian Pertahanan RI

  • Post category:News

Malang, 27/3/2013 – Sebagai salah satu upaya memperkaya keilmuan akademisi fakultas hukum, segenap dosen Bagian Hukum Internasional menyelenggarakan rencana rutin bulanannya berupa kuliah tamu. Selain difokuskan bagi mahasiswa konsentrasi  hukum Internasional, kuliah tamu ini juga terbuka untuk umum (seluruh mahasiswa FH). Bertempat di ruang Auditorium lantai 6 gedung A Fakultas Hukum, kuliah tamu tersebut menghadirkan praktisi dibidang hukum humaniter Internasional. Kali ini dosen Bagian Hukum Internasional bekerja sama dengan Kementrian Pertahanan Republik Indonesia. Adalah Letkol Sus. Muhamad Idris SH,MH sebagai pemateri kuliah tamu yang berjudul “Hukum Humaniter Internasional dan Posisi Indonesia” itu. Beliau adalah Kasi Perjanjian Internasional Subdit Kumint Ditkum Strahan Kementrian Pertahanan Republik Indonesia. Selama kuliah tamu berlangsung, beliau tidak hanya menjelaskan materi normative hukum humaniter Internasional saja tetapi dari segi prakteknya. Berbagai bentuk pengalaman beliau ketika menghadapi konflik bersenjata menimbulkan respon ketertarikan para mahasiswa yang hadir untuk melakukan tanya jawab yang intens dengannya. Salah satu hal menarik yang banyak direspon mahasiswa adalah ketika dijelaskan Letkol Sus. Muhamad Idris SH,MH bahwa tempat ibadah dapat dihancurkan apabila menjadi pusat komando pertahanan perang. Pria yang pernah menempuh studi di Amerika ini menjelaskan ketentuan tersebut ada dalam the Rendulic Rule yang berdasar atas prinsip kepentingan militer.

Belakangan ini dunia Internasional memang masih berlangsung berbagai konflik bersenjata baik antar sesama warga negara maupun antar negara. Hal tersebut merupakan salah satu sebab diambilnya tema kuliah tamu ini oleh dosen Bagian Hukum Internasional. Diharapkan usainya kuliah tamu ini mahasiswa dapat mengkaji secara mendalam berbagai kasus hukum humaniter Internasional. (gta)