Krida Mahasiswa Baru TA. 2017/2018 Fakultas Hukum, UB

  • Post category:News
You are currently viewing Krida Mahasiswa Baru TA. 2017/2018 Fakultas Hukum, UB

KRIMA (Krida Mahasiswa) adalah suatu rangkaian acara PK2MABA dimana diharapkan melalui krima ini perbuatan/tindakan para mahasiswa dapat menjadi lebih baik dari yang sebelumnya. karena sekarang sudah menjadi mahasiswa, bukan lagi siswa, tentu saja pola pikir/cara berfikir dan mind set mereka harus lebih dewasa. Berdasarkan Surat Keputusan Rektor yang menetapkan lima hari aktif untuk kuliah ditetapkan untuk meluangkan hari sabtu bagi mahasiswa melatih soft skill bukan sebagai hari libur. Soft skill dibutuhkan bagi mahasiswa agar mereka tidak hanya unggul di bidang akademisi, tetapi juga kemampuan lainnya. Sehingga sangat penting untuk membangun character building mereka, demikian disampaikan oleh Bapak Nurdin, M.Hum. dalam sambutan beliau mengawali kegiatan Krima di Fakultas Hukum, UB. Kegiatan Krida Mahasiswa (KRIMA) berlangsung dilaksanakan di lantai dasar, Gedung B Fakultas Hukum, UB. Sabtu (9/9), yang diikuti jajaran kaprodi beserta pengurus Ekskutif Mahasiswa (EM), perwakilan Badan Ekskutif Mahasiswa (BEM) Fakultas dan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) UB. Kegiatan ini juga di isi dengan presentasi masing-masing BEM fakultas tentang konsep KRIMA yang akan mereka laksanakan.

KRIMA merupakan kegiatan mahasiswa yang dikordinir oleh Badan Ekskutif Mahasiswa (BEM) di masing-masing fakultas setiap hari Sabtu selama dalam satu semester pasca Perkenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa (PK2MABA) TA. 2017/2018 untuk mahasiswa baru (maba). KRIMA diadakan dengan kegiatan-kegiatan yang mencakup unsur kerohanian, seni, intelektualitas, olahraga, entrepreneurship, leadership, nasionalisme. Salah satu kegiatan kesenian yang diusulkan oleh BEM Fakulatas Hukum, UB adalah meningkatkan soft skill dalam meningkatkan kreatifitas dalam  Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) di bidang yang mereka minati. Mereka beralasan kegiatan ini bermanfaat melatih otak kanan mahasiswa, menyeimbangkan dengan kegiatan akademis yang banyak melatih otak kiri.

KRIMA rencananya akan dilaksanakan 2 kali selama 4 minggu setelah PK2MABA yang digelar awal September mulai tanggal 9 dan 23. PK2MABA ini telah dilaksanakan satu hari untuk tingkat universitas dan empat hari untuk fakultas. Empat hari yang diberikan untuk fakultas ini menjadi kesempatan bagi fakultas untuk memperkenalkan kekhasan fakulatas masing-masing. Masalah lokalitas ini pula yang menjadi alasan pelaksanaan KRIMA di setiap fakultas tidak diseragamkan. Vannia Nur Isyrofi, salah satu anggota Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) UB mengungkapkan, setiap fakultas tidak disamakan konsepnya karena masing-masing memiliki kebijakan lokal yang berbeda. [Fhm]