KPK Bekerjasama Dengan FH UB Selenggarakan FGD

  • Post category:News
You are currently viewing KPK Bekerjasama Dengan FH UB Selenggarakan FGD

fgd1

Selasa, 31 Agustus 2016, KPK bekerjasama dengan Fakultas Hukum UB menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema Implementasi Ketentuan Tentang Gratifikasi Dalam Penegakan Hukum Analisa Terhadap Putusan Pengadilan Dalam Perkara Gratifikasi. FGD ini merupakan tahapan dalam kegiatan analisa terhadap total 10 putusan pengadilan tindak pidana korupsi yang menggunakan ketentuan gratifikasi atau seperti yang diatus dalam Pasal 12 B dan 12 C UU Tipikor. Analisa akan fokus pada bagian, baik berupa Dakwaan, Tuntutan, Pembuktian dan Putusan hakil yang menggunakan ketentuan tentang gratifikasi.

Bertempat di ruang Sidang Lantai FGD ini menghadirkan ahli-ahli hukum Pidana sebagai narasumber, yaitu Prija Djatmika (Wakil Dekan I Fakultas Hukum Universitas Brawijaya), Masruchin Rubai (Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Brawijaya), Adami Chazawi (Ahli Hukum Pidana dari Fakultas Hukum Universitas Brawijaya), Bambang Sugiri (Dosen Fakultas Hukum Universitas Brawijaya), narasumber pendamping yaitu Alfons Zakaria (Dosen Fakultas Hukum Universitas Brawijaya), Eny Harjati (Dosen Fakultas Hukum Universitas Brawijaya), Lucky Endrawati (Dosen Fakultas Hukum Universitas Brawijaya.), dan perwakilan dari KPK, Dion Hardika Sumarto dan Yulianto Sapto.

Sebelum dilaksanakan FGD, penyusunan analisis terhadap bagian dari putusan pengadilan yang menggunakan ketentuan tentang gratifikasi telah dilaksanakan. Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah terpetakannya putusan-putusan yang menggunakan pasal gratifikasi, pengginaan hukum acara pidana, khususnya terkait dengan penerapan pembalikan beban pembuktin, penanganan tidana pidana pencucian uang terkait dengan kekayaan pejabat yang tidak seimbang dengan penghasilannya (illicit encirhment) dan hubungan dengan pelaporan gratifikasi serta peluang penerapan pasal gratifikasi dalam pemberantasan korupsi. Putusan-putusan yang dianalisa adalah Putusan pengadilan atas nama Terdakwa Gayus Halomoan Partahanan Tambunan, dan Putusan Pengadilan atas na,a Terdakwa M. Iqbal Ruray.

FGD ke 2 nanti akan dilaksanakan lagi pada hari Selasa, 6 September 2016, sebagai pengembangan hasil FGD hari ini. (HUMAS FH/Ylnd)