JC FHUB Raih 2 Medali Perak di Penabur

  • Post category:News

JC FHUB penabur

PSIKnews – Sebuah keberhasilan tak mungkin diraih tanpa ketekunan. Hal ini juga yang diamini oleh LSO Paduan Suara, Justicia Choir Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (JC FHUB). JC FHUB memberanikan diri untuk naik kelas dengan menjajal kemampuan di kancah kompetisi paduan suara tingkat nasional dalam event Festival Paduan Suara Penabur tingkat Nasional 2013 (Fespas Penabur ’13). Proses latihan panjang yang dilalui akhirnya berbuah manis dengan bertambahnya deretan prestasi yang diraih oleh mahasiswa FHUB dalam bidang minat bakat. Sebuah kompetisi tingkat nasional yang diadakan di Penabur International Kelapa Gading, Jakarta Utara pada 11-14 September 2013 ini terbilang cukup eksklusif. Hal itu dikarenakan pihak panitia menghadirkan juri-juri yang berkompeten di tingkat internasional dari 4 negara sekaligus, yakni Monica Hwang Hwa Sook (Korea Selatan) Daud Kosasih (Indonesia), Anna Tabita Abeleda Piquero (Filipina), Catharina W.Leimena (Indonesia), dan Prof. Andre de Quadros (USA). Dalam event yang diikuti oleh sekitar 70 tim peserta dari seluruh Indonesia, terdapat bberapa kategori yang diperlombakan. Diantaranya adalah Kindergarten Choir, Primary School Choir, Junior High School, Senior High School, Mixed Choir (SATB), dan Folklore (Lagu rakyat Indonesia). Dengan dipimpin dua orang konduktor, Mochamad Imron Alifi dan Bagus Satrio Utomo, untuk masing-masing kategori Mixed Choir dan Folklore, Justicia Choir FHUB akhirnya berhasil membawa pulang dua medali perak untuk dua kategori tersebut. Untuk kategori Mixed choir, mereka membawakan 2 lagu dari era Romantic, Zutaz (Remembering You) dan Jaglied. Sementara untuk kategori Folksong, mereka membawakan lagu daerah Bali, Janger, dan lagu asal Banyuwangi, Luk-luk Lumbu. Dengan prestasi ini, diharapkan dapat memacu semangat para anggota JC FHUB untuk berlatih lebih keras lagi sehingga dapat mengharumkan nama almamater dengan menorehkan prestasi dalam bidang seni musik paduan suara. (dito/alfa)