FKPH Adakan Constitusional Law Festival 2013

  • Post category:News

clfest1

PSIKnewsThe Guardian of Constitution atau pengawal konstitusi adalah fungsi utama Mahkamah Konstitusi (MK). Legitimasi tersebut melekat kuat dalam diri MK. Upaya untuk meneguhkan integritas konstitusi kemudian coba diaplikasikan dalam sebuah kegiatan bersama para civitas akademika, melalui even yang digawangi oleh Forum Kajian dan Penelitian Hukum (FKPH).

Selama 3 hari (jum’at-minggu, 4-6/10), beberapa kegiatan yang masuk dalam serangkaian agenda Constitutional Law Festival 2013 (CLFest) digelar. Agenda dimulai dengan penyambutan delegasi yang dilakukan di ruang Auditorium lt. VI gedung A FHUB. Selanjutnya pada hari sabtu berlangsung Kompetisi Artikel Ilmiah (KAI) dan Konferensi Ketatanegaraan Mahasiswa Hukum Indonesia (KKMHI).

“Alhamdulillah, meskipun baru pertama kali digelar, acara CLFest berjalan lancar. Para peserta juga sangat antusias dalam mengikuti setiap kegiatan.” Ungkap Achmad Aprianto, ketua CLFest 2013

Di hari terakhir (6/10), peserta mengikuti seminar hukum nasional dengan tema “Bedah UUD NRI 1945 : Menemukan Arah Konstitusi Indonesia Kedepan”. Hadir sebagai pemateri, Prof. Dr. H. Bagir Manan, SH., M.Cl, Prof. Dr. H. Achmad Sodiki, SH. dan Dr. Jazim Hamidi, SH., MH. Agenda CLFest ditutup dengan deklarasi dan penandatangan petisi untuk MK oleh para delegasi mahasiswa serta pengumuman para pemenang. Universitas Negeri Sebelas Maret, Universitas Indonesia tim ke-2, Universitas Indonesia tim ke-1 secara berturut-turut menjadi pemenang pertama, kedua dan ketiga pada Kompetisi Artikel Ilmiah. Sementara itu, delegasi terbaik untuk KKMHI berhasil direbut oleh tim Universitas Gadjah Mada. (alfa)

clfest2