FKPH Adakan Brainstorming Ide Untuk KERTAS dan KPKM

  • Post category:News

PSIKnews – Pada awal bulan Juni mendatang, akan ada dua even besar tingkat nasional, yaitu KERTAS dan KPKM. KERTAS merupakan even tahunan yang diselenggarakan oleh Lembaga Penalaran dan Penulisan Karya Ilmiah (LP2KI) Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin, Makassar. Sedangkan KPKM merupakan Kompetisi Pemikiran Kritis Mahasiswa yang diselenggarakan oleh Dirjen Dikti.

Untuk mempersiapkan delegasi-delegasi terbaiknya, LO FKPH menyelenggarakan kegiatan brainstorming ide untuk mahasiswa. Ruang teleconference gedung Pascasarjana FHUB dipilih sebagai tempat untuk kegiatan tersebut (31/5). Hadir sebagai pemateri, Riana Susmayanti, SH. M.Hum dan Fachrizal Afandi, S.Psi. SH. MH. Materi yang disajikan meliputi pemaparan kejadian-kejadian faktual yang bisa diangkat sebagai bahan pembuatan karya ilmiah, metode penelitian, sistematika penulisan serta tips dan trik agar suatu karya ilmiah itu menarik. Dan yang lebih ditekankan lagi adalah keharusan menyebutkan sumber atau rujukan secara jelas untuk menghindari plagiatisme.

“Setelah menemukan masalah yang akan dianalisis, carilah data yang valid serta jelas sumbernya. Jangan sampai kalian terlibat kasus plagiasi. Karena hal itu tidak hanya akan merugikan kalian sebagai mahasiswa, tapi juga terhadap institusi tempat dimana kalian belajar.” Ungkap Riana Susmayanti, SH. M.Hum

Selanjutnya, para peserta mulai diberikan arahan mengenai petunjuk teknis penulisan maupun tema KERTAS serta KPKM. Untuk KERTAS, terbagi menjadi dua lomba, yaitu esai dan karya tulis. Tema besar KERTAS tahun ini adalah “Ide Brilian untuk Indonesia Cemerlang”. Sedangkan sub-tema untuk esai adalah “Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi Menuju Indonesia yang Bermartabat”. Peserta esai merupakan indvidu yang terdaftar sebagai mahasiswa D-3 maupun S-1. Untuk lomba karya tulis sendiri, sub-tema yang diberikan oleh panitia adalah “Pemenuhan Hak-Hak Konstitusional Warga Negara Menuju Indonesia yang Berkeadilan”. Perspektif yang bisa dipilih meliputi perspektif hukum, sosial, budaya, ekonomi dan pendidikan. Berbeda dengan esai yang bersifat individu, penulisan karya tulis dikerjakan oleh kelompok dengan anggota berjumlah 2 orang.

Sedangkan untuk Kompetisi Pemikiran Kritis Mahasiswa, terdapat tiga sub-bidang yang diperlombakan, yaitu bidang polhukam, ekonomi dan kesra (pendidikan & kesehatan). Kebijakan yang bisa dikritisi dalam perlombaan KPKM ini, boleh kebijakan yang telah dilakukan, sedang dilakukan maupun yang masih akan dilakukan. Ruang lingkup kebijakan bisa pada kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Hasil terbaik dari KPKM ini akan dikirim ke kementerian terkait untuk selanjutnya menjadi bahan pertimbangan dalam melaksanakan kebijakan yang bersangkutan. Harapannya, dengan adanya brainstorming ide ini, akan terlahir ide-ide kritis dan brilian dari mahasiswa yang bersifat solutif untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di tengah masyarakat. (alfa51)