Faculty of Law Held Law Firm Workshop for Student

  • Post category:News

Bila ingin mendirikan Law Firm yang bersifat individual, cukup dengan membuat papan nama Law Firm dengan nama sendiri, dan sudah bisa langsung beroprasi memberikan layanan jasa profesi bantuan hukum ataupun sekedar menerima jasa konsultasi bantuan hukum sebagai konsultan hukum. Namun berbeda dengan mendirikan Law Firm berbadan hukum, ada prosedur atau tata cara mendirikan Law Firm yang sesuai dengan apa yang diamanatkan oleh UU Advokat dan juga peraturan hukum lainnya.  Untuk memberikan pengetahuan kepada mahasiswa Fakultas Hukum tentang bagaimana membengun Law Firm berbadan hukum, Fakultas Hukum UB menggelar Workshop dengan tema Manajement Law Firm. 

Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, Jumat-Sabtu, 25-26 November 2016 dengan mendatangkan narasumber tamu dari founder YAR Law Firm Surabaya, yaitu Syamsul Huda Yudha, SH., MM. dan partner KJD Law Firm, yaitu Nizar Fikri, SH. MH, dan narasumber dari dosen FH UB yaitu Dr. Ali Safaat, SH. MH, dan Alfons Zakaria, SH. LLM. Workshop yang digelar di ruang Auditorium lt 6 FH UB ini dihadiri sebanyak 150 peserta yang berasal dari mahasiswa Fakultas Hukum semester 5 keatas.

“Sebagai seorang yang memilih profesi Advokat, selain pengetahuan yang bersifat prosedural dan substansial, Advokat harus mempunyai bekal agama yang kuat, rasa kemanusiaan yang tinggi, dan menjadi Advokat yang bermanfaat bagi orang-orang yang membutuhkan bantuan hukum, sehingga ia tidak mudah terjerumus dalam hal-hal gelap dan nista”, pesan yang disampaikan oleh Syamsul Huda Yudha di akhir sesinya.

Kegiatan ini diharapkan bisa menjadi bekal mahasiswa setelah terjun ke dunia kerja. Karena saat ini masih banyak sarjana yang belum siap pakai, karena minimnya pengetahuan tentang dunia kerja yang diperoleh pada saat masih kuliah, seperti pengalaman yang dibagikan oleh Syamsul Huda Yudha kepada peserta. (Humas FH/Ylnd)