(Bahasa Indonesia) Disertasi JW Muliawan : Menyoal Penguasaan Benda Tetap Milik Perseorangan WN Belanda

  • Post category:News

IMG_0705

PSIKnews – Pasca kemerdekaan Negara Indonesia, mayoritas warga berkebangsaan Belanda masih mendiami wilayah Indonesia, bahkan hingga saat ini. Tentunya, yang menjadi polemik bukan hanya status kewarganegaraan mereka saja, namun juga terkat benda atau aset yang mereka tinggalkan. Tercatat, pemerintah pernah membuat produk hukum untuk mengatur hal tersebut, tepatnya dalam UU No. 3 Prp. Tahun 1960 Tentang Penguasaan Benda-benda Tetap Milik Perseorangan Warga Negara Belanda.

Namun, yang menjadi persoalan adalah apakah aturan tersebut sudah mencerminkan rasa keadilan dan memberikan kesejahteraan untuk rakyat? Bertitik tolak pada permasalahan tersebut, Jarot Widya Muliawan, S.H., M.Kn., memilih sebuah tema, “Pengaturan Penguasaan Benda-benda Tetap Milik Perseorangan Warga Negara Belanda Oleh Negara Untuk Kesejahteraan Rakyat (Kajian Politik Hukum Agraria).”.yang dibahas dalam sebuah sidang ujian akhir disertasi terbuka, pada hari rabu, 26 Februari 2014.

Bertempat di ruang Auditorium Lt.6 gedung A Fakultas Hukum Universitas Brawijaya, sidang ujian akhir disertasi dilaksanakan oleh majlis penguji yang terdiri dari Prof. Dr. I Nyoman Nurjaya, S.H., M.H. Prof. Dr. Moch. Bakri, S.H., M.S., Prof. Dr. Suhariningsih, S.H., S.U., Prof. Dr. Sudarsono, S.H., M.S., Prof. Dr. Isrok, S.H., M.S., Dr. Rachmad Safa’at, S.H., M.Si., Dr. Iwan Permadi, S.E., S.H., M.Hum., dan seorang penguji tamu, Prof. Dr. Sri Hayati, S.H., M.S., dari Fakultas Hukum Universitas Airlangga.

Dalam Penelitiannya, Muliawan merekomendasikan kepada pemerintah untuk segera mengganti atau mencabut UU No. 3 Prp. Tahun 1960 Tentang Penguasaan Benda-benda Tetap Milik Perseorangan Warga Negara Belanda. (alfa)