Disertasi M. Aunul : Capres & Cawapres dalam Perspektif Ketatanegaraan

  • Post category:News

IMG_0703

PSIKnews – Berdasarkan amanat konstitusi, maka calon presiden dan wakil presiden diajukan secara berpasangan oleh partai politik maupun gabungan partai politik berdasarkan regulasi mengenai presidential treshold (PT). Namun, batas ambang PT tersebut kerapkali berubah-ubah sehingga memicu polemik di tengah masyarakat.

Bertitik tolak pada latarbelakang tersebut, M. Aunul Hakim, S.Ag., M.H., memilih sebuah tema, “Pencalonan Presiden dan Wakil Presiden RI Dalam Perspektif Negara Hukum dan Demokrasi”, yang dibahas dalam sebuah sidang ujian akhir disertasi terbuka, pada hari senin, 24 Februari 2014. Bertempat di ruang Auditorium Lt.6 gedung A Fakultas Hukum Universitas Brawijaya, sidang ujian akhir disertasi dilaksanakan oleh majlis penguji yang terdiri dari Prof. Dr. Sudarsono, S.H., M.S., Prof. Dr. Isrok, S.H., M.S., Dr. Moh. Ridwan, S.H., M.S., Prof. Dr. I Nyoman Nurjaya, S.H., M.H. Prof. A. Mukthie Fadjar, S.H., M.S., Dr. Jazim hamidi, S.H., M.H., Dr. Istislam S.H., M.Hum. dan seorang penguji tamu, Prof. Dr. Suko Wiyono, S.H., M.Hum., dari Universitas Negeri Malang.

Sidang ujian disertasi berlangsung selama 120 menit. Dr. M. Aunul Hakim, S.Ag., M.H., merupakan doktor ke-206 dari program pascasarjana Fakultas Hukum Universitas Brawijaya. (alfa)