Disertasi Didik S : Usulan Perubahan Kelima Untuk UUD 1945

  • Post category:News

Dengan jeda yang cukup singkat, Didik Suhariyanto SH, MH menyusul sahabat karibnya Dr.Jayus SH,Mhum mengadakan ujian terbuka disertasi. Pukul 11 WIB di hari yang sama, Sabtu 2 Maret 2013 di Ruang Auditorium Lantai 6 Gedung A Fakultas Hukum Universitas Brawijaya, Didik Suhariyanto SH, MH memulai perjuangan finalnya mengejar gelar doktor ke 169. Judul disertasi Didik Suhariyanto SH, MH cukup singkat yaitu “Pergantian Presiden di Indonesia”. Didik Suhariyanto SH, MH memfokuskan isi disertasinya pada sesuai tidaknya pergantian presiden dengan paradigma berbangsa dan bernegara, implikasi hukum pergantian presiden di Indonesia serta mekanisme pergantian presiden seperti apa yang tepat di Indonesia. Hasil dari penelitian beliau, diperoleh kesimpulan bahwa pergantian presiden tidak sesuai dengan paradigma berbangsa dan bernegara di Indonesia karena paradigma kedaulatan rakyat berubah menjadi paradigma kedaulatan negara dengan tujuan kekuasaan. Oleh karena itu, Didik Suhariyanto SH, MH merekomendasikan dilakukan perubahan kelima UUDNRI 1945 khususnya yang berkaitan dengan Pergantian presiden. Tentunya hasil disertasi Didik Suhariyanto SH, MH tidak lepas dari bimbingan para promotor dan ko-promotor nya yang juga hadir dalam acara tersebut. Duduk sebagai Promotor adalah Prof.Dr. Isrok SH, MH, dan untuk Ko-Promotor 1 adalah Prof. A. Mukhtie Fadjar SH, MS serta Ko-Promotor 2 adalah Dr. Mohammad Ridwan  SH,MS. Selanjutnya majelis penguji diisi Prof.Dr Sudarsono, SH, MS yang juga merangkap menjadi Ketua Program Doktor Ilmu Hukum, Dr.Rachmad Syafaat SH, Msi; Dr.Jazim Hamidi SH, MH; Prof.Dr. Suko Wiyono SH,MH serta penguji tamu spesial dari Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Dr.Haryono SH, MCL. Ujian terbuka Didik Suhariyanto SH, MH turut dihadiri oleh Rektor Universitas Tujuh Belas Agustus 1945 Banyuwangi yaitu Drs. Tutut Hariyadi, MM.
Setelah berhasil melewati sesi tanya jawab dan menunggu rapat dewan penguji, Didik Suhariyanto SH, MH dinyatakan lulus dengan predikat Cumlaude. Beliau menempuh dan mengakhiri masa studi program doktornya berbarengan dengan sahabat karibnya Dr.Jayus SH,MH yaitu kurang dari 3 tahun saja. Prof.Dr. Isrok SH,MH turut memberikan ucapan selamat dan harapan yang besar pada Dr. Didik Suhariyanto SH,MH. Disertasi dari pria yang juga merupakan dosen di Universitas Tujuh Belas Agustus 1945 Banyuwangi ini diharapkan dapat bermanfaat untuk memajukan bangsa dan negara ini. “Saya akui semangatnya memang luar biasa, dari awal sampai akhir.” tutur Prof.Dr.Isrok SH,MH.  Menutup acara disertasi kali ini, Dr.Didik Suhariyanto SH, MH menerima penyematan jaket almamater sebagai simbolisasi penerimaan beliau menjadi anggota forum doktor Fakultas Hukum Universitas Brawijaya. (gta)