Buku Saku Fiqih Ibadah di Masa Pandemi Covid-19 bagi Santri Pondok Pesantren Tahfidz al-Quran “Oemah Quran Abu Hanifah” Merjosari Lowokwaru Malang

  • Post category:News
You are currently viewing Buku Saku Fiqih Ibadah di Masa Pandemi Covid-19 bagi Santri Pondok Pesantren Tahfidz al-Quran “Oemah Quran Abu Hanifah” Merjosari Lowokwaru Malang

Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Hukum Universitas Brawijaya berinisiasi untuk membantu pesantren dalam membuat buku saku fiqih ibadah. Buku tersebut penting untuk membekali santri dalam menerapkan protokol kesehatan di pondok pesantren sehingga dapat mencegah penularan virus covid-19.

dilatar belakangi karena salah satu karakteristik pesantren adalah kehidupannya yang identik dengan kebersamaan (koloni), sehingga banyak kegiatan yang melibatkan perkumpulan atau kerumunan, bahkan untuk istirahat tidur pun juga demikian. Di pesantren dalam satu kamar bisa diisi lebih dari dua orang santri. Akan tetapi sejak pandemi covid-19 bulan maret 2020 tahun lalu, semuanya menjadi berubah.

Pandemi Covid-19 merupakan realitas global yang menerjang tatanan kehidupan umat manusia dari level internasional, hingga rumah tangga. Dan kemunculannya menyerang siapa saja yang dapat terjangkiti, tanpa memandang negara, agama, suku, kesholehan, ataupun strata sosial lainnya. Ia menjadi musuh bersama yang harus dilawan dengan cara, salah satunya, memutus mata rantai penyebarannya. Berhubung dalam peribadahan ummat Islam di pesantren banyak dilakukan dengan cara berkumpul, maka sangat rentan untuk menjangkitkan virus ini kepada orang lain.

Pandemi ini akhirnya mempengaruhi cara pandang dan strategi keagamaan Islam untuk mengatur bagaimana umat Islam menjalankan ibadahnya. Dengan demikian, untuk kondisi saat ini, khususnya di musim pandemi Covid-19, ada perbedaan cara ritual yang biasa dikerjakan sehari-hari, menjadi tidak bisa dilaksanakan seperti biasanya dilakukan.

Pada kegiatan ini difokuskan pada pembuatan buku saku fiqih ibadah di masa pandemic covid-19 bagi santri PPTQ Oemah al-Quran. yang kemudian mempunyai Ruang lingkup kegiatan pada pengabdian masyarakat yang akan dilakukan adalah:

1) Mengadakan sosialisasi akan pentingnya buku saku fiqih ibadah di masa pandemic bagi santri PPTQ Oemah al-Quran. Sasaran kegiatan sosialisasi ini adalah kepada pengasuh, ustadz/ah, dan pengurus pondok.

2) Membuat buku saku fiqih ibadah di masa pandemic covid-19 bagi santri PPTQ Oemah al-Quran

3) Penyerahan simbolik buku saku fiqih ibadah di masa pandemic covid-19 bagi santri PPTQ Oemah al-Quran oleh tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Hukum Universitas Brawijaya.