BKBH berikan Penyuluhan Hukum di Lapas Klas II A Malang

  • Post category:News
You are currently viewing BKBH berikan Penyuluhan Hukum di Lapas Klas II A Malang

Senin 06 Maret 2017, Biro Konsultasi dan Bantuan Hukum (BKBH) Fakultas Hukum Unviersitas Brawijaya sebagai salah satu Organisasi Bantuan Hukum (OBH) yang telah memiliki akreditasi dari Kementerian Hukum dan HAM. Bantuan hukum yang dapat diberikan kepada masyarakat dapat berupa litigasi maupun non litigasi. Ketentuan pasal 9 Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2011 tentang Bantuan Hukum, menyatakan Pemberi Bantuan Hukum berhak untuk menyelenggarakan penyuluhan hukum, konsultasi hukum, dan program kegiatan lain yang berkaitan dengan penyelenggaraan Bantuan Hukum.Keberadaan penyuluhan hukum menjadi penting khususnya di Lembaga-lembaga bantuan hukum. Dengan adanya penyuluhan hukum diharapkan dapat memberikan pengetahuan yang lebih luas mengenai perlindungan ataupun aturan hukum.

Adapun penyuluhan yang diadakan kali ini dengan tema “Wanita Cerdas dan Paham Hukum Sebagai Upaya Melawan Kekerasan Dalam Rumah Tangga” dengan narasumber yaitu Dr.Lucky Endrawati.,SH.,MH dan Mufatikhatul Farikhah, SH., MH yang dilaksanan di Lapas Wanita Klas II A Malang dan peserta terdiri dari Warga Binaan Lapas maupun Tahanan. Realitas menunjukkan bahwa di Indonesia, kasus KDRT meningkat dari tahun ke tahun, dengan persentasi tersebsar adalah kekerasan terhadap isteri. Di Tahun 2013, dari 25.522 kasus kekerasan terhadap perempuan, sebanyak 17.722 kasus atau 69,6 persen adalah kekerasan terhadap isteri. Namun juga tidak menutup kemungkinan kedudukan wanita sebagai pelaku, korban ataupun saksi dalam sebuah rumah tangga. Dengan kata lain, perempuan dapat terlibat dalam lingkaran KDRT. Pada satu pihak, perempuan menjadi korban KDRT, tetapi di pihak lain, perempuan yang sama melakukan KDRT terhadap anaknya. Sehingga berbagai uraian diatas, perlunya untuk memberikan penyuluhan hukum mengenai Kekerasan Dalam Rumah Tangga.