Bedah Buku: Hikayat Pohon Ganja

  • Post category:News

Hari ganja sedunia (international cannabis day) yang sering disebut weed day 420 dirayakan pada hari Minggu 21 April 2013 di Pulau Situ Gintung oleh Lingkar Ganja Nusantara bersama massa pendukung legalisasi ganja di seluruh Indonesia. Diperkirakan sekitar 3000 orang lebih hadir pada perayaan hari ganja sedunia yang di gelar dilapangan hijau Pulau Situ Gintung, Ciputat, Tangerang.  Acara ini diramaikan para seniman dan musisi yang setuju dengan pemanfaatan tanaman ganja di Indonesia. Hari Ganja Sedunia sekaligus menyebarkan berita baik untuk saudara-saudara kita yang sedang sakit epilepsi, multiple sclerosis, kanker, diabetes dan penyakit kronis lainnya.

Ganja (Cannabis sativa syn. Cannabis indica) adalah tumbuhan budidaya penghasil serat, namun lebih dikenal karena kandungan zat narkotika pada bijinya, tetrahidrokanabinol (THCtetra-hydro-cannabinol) yang dapat membuat pemakainya mengalami euforia (rasa senang yang berkepanjangan tanpa sebab). Tanaman ganja biasanya dibuat menjadi rokok mariyuana.

Kementrian Adokesma Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Brawijaya pada 24 April 2014 telah mengadakan bedah buku terkait lagalisasi pohon ganja di Indonesia yang berkerjasama dengan komunitas Lingkar Ganja Nusantara (LGN) bertempat di lantai 6 Auditorium FHUB.  Buku yang dibedah kali ini adalah buku dengan judul “Hikayat Pohon Ganja: 12.000 Tahun Menyuburkan Peradaban Manusia” karya Dhira Narayana

Pada kegiatan ini hadir pula beberapa anggota komunitas LGN dari berbagai kota. Koordinator komunitas LGN wilayah malang, Rama, mengatakan tujuan diadakannya acara ini adalah untuk mencerdaskan masyarakat terkait hikayat ganja yang sebenarnya, bahwa ganja dapat digunakan untuk mengobati AIDS, kanker, epilepsi, dan lain-lain. “Harapannya mahasiswa dapat memahami hikayat pohon ganja, dan tidak memandang sebelah mata” ujar Rama. (ea)