Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar di lapangan rektorat Universitas Brawijaya, Jumat (17/8) berlangsung tertib. Seluruh jajaran sivitas akademika UB yang terdiri dari pimpinan, dosen, tenaga kependidikan turut hadir dalam rangkaian kegiatan tersebut. Dengan mengangkat tema besar Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Indonesia (Menrsitekdikti) “Kerja Kita, Prestasi bangsa”, Prof Dr Ir Kusmartono MS selaku pembina upacara mengungkapkan jika peringatan hari kemerdekaan ke-73 ini merupakan sebuah momen yang istimewa bagi bangsa Indonesia.

Momen keberhasilan ini tidak lepas dari pergerakan bangsa Indonesia yang dipandang mampu menjaga stabilitas politiknya, mengembangkan perekonomian yang sehat, hingga prestasi-prestasi yang ditorehkan putra-putri Indonesia di berbagai ajang kompetisi internasional. Pembangunan di berbagai sektor, daya saing perekonomian lokal, serta inovasi bidang sains adalah salah satu dari sekian banyak kemajuan bangsa yang dapat memperkuat kreativitas dan intelektual masyarakat Indonesia. Namun demikian, pemanfaatan iptek dan inovasi bagi masyarakat, khususnya pelaku ekonomi dan industri masih perlu ditingkatkan lagi. “Dalam mencapai hal tersebut, mahasiswa selayaknya memahami data literation, technology literation dan human literation. Ketiga literasi baru ini perlu dikuasai oleh semua lulusan Perguruan Tinggi di Indonesia,” ungkapnya.

Literasi data merupakan kemampuan mahasiswa untuk membaca, menganalisa dan menggunakan informasi dari data dalam dunia digital. Literasi teknologi merupakan kemampuan untuk memahami sistem mekanika teknologi dalam dunia kerja serta prinsip-prinsip rekayasa. Sedangkan human literation merupakan sisi kemanusiaan yang mengutamakan komunikasi dan desain kreatif. Diharapkan dengan hadirnya tiga elemen tersebut, Indonesia mampu melewati tantangan revolusi industri 4.0 yang memiliki daya saing. “Dalam peringatan HUT ke-73 Kemerdekaan RI, segenap perguruan tinggi marilah bersama-sama membangun riset dan teknologi, menorehkan prestasi serta memperkuat kemampuan sosial kewirausahaan dalam menghadapi tantangan global,” pungkasnya. [Humas/UB]