banner-inside-21

Alumni

Program Studi Sarjana Ilmu Hukum

Alumni FHUB tergabung dalam Ikatan Keluarga Alumni Universitas Brawijaya. Sekalipun demikian secara non formal alumni setiap angkatan memiliki himpunan alumni. Para alumni secara periodik melakukan pertemuan untuk memberikan masukan informasi tentang lowongan pekerjaan, peningkatan pendidikan tinggi hukum dan secara aktif mengikuti kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh fakultas.

Program Studi Magister Ilmu Hukum

Untuk alumni Magister Ilmu Hukum FH UB tidak memiliki himpunan alumni tersendiri / khusus, melainkan menjadi satu dengan IKA (Ikatan Alumni) FH UB.

Program Studi Magister Kenotariatan

Telah dibentuk paguyuban mahasiswa dan alumnus PS MKn FH UB. Saat ini sedang dalam proses pembentukan menjadi organisasi Ikatan Keluarga Notaris FH UB. Di samping itu alumnus PS MKn FH UB juga bergabung dengan Ikatan Alumni Universitas Brawijaya. Himpunan ini mempunya kontribusi terhadap PS MKn FH UB, di antaranya memberikan masukan-masukan, kritik, dan saran untuk perbaikan proses pembelajaran dan pengembangan jaringan magang. Selain itu alumni juga memberikan bantuan pendanaan untuk kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh Fakultas Hukum Universitas Brawijaya.

Program Doktor

Untuk mewadahi para alumni Program Doktor Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Brawijaya yang telah lulus, maka sejak tahun 2010 telah dibentuk sebuah organisasi bernama Forum Doktor. Setiap mahasiswa yang lulus akan otomatis masuk menjadi anggota dari Forum Doktor tersebut.

Selain untuk mempererat tali silaturrahmi dan mewadahi para alumni program doktor, utamanya organisasi ini dimaksudkan untuk mengawal proses pembelajaran, melakukan kajian-kajian, serta memberikan masukan bagi pengembangan program studi doktor ilmu hukum, baik secara institusional maupun kultural.

Untuk menjaga eksistensi dan konsistensi, maka secara berkala, Forum Doktor menyelenggarakan seminar maupun kajian  tematik. Sumber dana yang digunakan yaitu dari iuran tidak mengikat dari para anggota serta para donatur.

TRACER STUDY

Kegiatan tracer study dilakukan di tahun 2012 sebagai salah satu kegiatan untuk alumni tahun 2007 sampai dengan tahun 2011 (atau untuk angkatan 2002 sd 2007).  Tracer study dilakukan dengan cara korespodensi email, telpon, dan melalui website. Tracer study dilakukan pada semua strata: S1, S2 (MIH, MKn) dan S3 Pertanyaan  tracer study mengacu pada pedoman  tracer study sesuai dengan website DIKTI (17 pertanyaan).

Hasil tracer study menunjukkan poin penting sebagai berikut:

Program Sarjana

Waktu tunggu rata-rata 6 bulan setelah lulus, mendapatkan pekerjaan sebagian besar lewat bursa kerja/job fair, sebagian besar terserap di sektor swasta: jasa keuangan/perbankan, perusahaan swasta (dibanding jadi PNS, atau profesi), bidang pekerjaan sebagian besar terkait dengan kompetensi alumni (bekerja terkait bidang hukum), rata-rata gaji pertama Rp.1.5jt, kontribusi FH dalam pembentukan kompetensi lulusan yang terkait bidang pekerjaan sesuai/tinggi, tetapi belum nampak pada sisi soft-skills.

Program Magister (Ilmu Hukum dan Kenotariatan)

S2 rata-rata sudah bekerja, bidang pekerjaan terkait dengan kompetensi lulusan.

Program Doktor

Rata-rata sudah bekerja, kontribusi FH dalam pembentukan kompetensi tinggi (karena sebagian besar responden adalah dosen).

Pada tahun yang akan datang hendaknya perlu pengintegrasian dengan sistem  tracer universitas, dikelola dan dilakukan secara berkesinambungan dan periodik, terutama yang berbasis website karena dinamika atau perubahan yang respon yang variatif. Tracer sebagai salah satu bentuk feedback, sebaiknya dilakukan juga  pada tahap input (kualitas calon maba, sumberdaya dosen) pada tahap proses (proses PBM, ketersediaan sarana prasarana, kualitas layanan), dan output (alumni/lulusan), juga pada pengguna lulusan.