Demokrasi adalah bentuk sistem pemerintahan suatu negara sebagai upaya dalam mewujudkan kedaulatan rakyat atas kekuasaan negara untuk dijalankan oleh pemerintah negara tersebut.Secara arti Demokrasi adalah “government of rule by the people”.
Kini mahasiswa fakultas hukum universitas brawijaya tepatnya lembaga otonom Forum Mahasiswa Peduli Keadilan melakukan Aksi nyata dalam memberikan kontribusinya dalam membangun demokrasi yaitu mengadakan acara besar “Demokrasi Feztival Campus 2014 “MOZAIK”.

Yaitu melalui serangkaian acara yang diharapkan akan berbuah manis dalam memperjuangkan demokrasi masyarakat khususnya masyarakat minoritas. Demokrasi bukanlah hal yang baru dalam kehidupan bernegara masyarakat indonesia, karena selama ini melalui proses jatuh bangun dan proses yang panjang telah memberikan pelajaran yang berharga.
Tahun 2014 adalah tahun bersejarah dalam demokrasi indonesia, dimana telah berlangsung Pemilihan Umum, karena pada momentum ini terjadi proses pergantian kekuasaan, dan pada proses pemilihan umum inilah biasanya perubahan-perubahan itu terjadi.

Setelah reformasi, Indonesia telah beberapa kali melakukan proses pemilihan umum, tahun 2004 adalah awal mula rakyat indonesia untuk memilih presiden dan wakil presidennya secara langsung. Disinilah awal pengimplementasian proses demokrasi yang sesungguhnya.

Merefleksi 15 tahun Reformasi indonesia tahun 1998. Reformasi merupakan reaksi terhadap orde baru yang dianggap telah menyimpang dari tujuan dan cita-cita Demokrasi. Kita sebagai warga negara berharap bangsa Indonesia bisa belajar dari pengalaman sejarah, setiap demokrasi dapat berkembang menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Dalam kasus 1998, terjadi misunderstanding pada arti “Reformasi”. dimana arti reformasi berubah menjadi “kebebasan yg bebas”. maka kita di sini, menegas kan bahwa demokrasi adalah demokrasi yang menuntut perubahan bagi rakyat menuju ke arah yang lebih baik.

Sejak runtuhnya Orde Baru yang bersamaan waktunya dengan lengsernya Presiden Soeharto, maka NKRI memasuki suasana kehidupan kenegaraan yang baru, sebagai hasil dari kebijakan reformasi yang dijalankan terhadap hampir semua aspek kehidupan masyarakat dan negara yang berlaku sebelumnya. Kebijakan reformasi ini berpuncak dengan di amandemennya UUD 1945 .

Di tahun 2014 ini Indonesia akan melangsungkan pesta demokrasi ketiga nya dalam alam reformasi, akan terjadi perubahan besar, karena nyatanya momentum reformasi 14 tahun silam adalah sebuah manifestasi kegerahan akan rezim yang didasari semangat pembaharuan, namun hingga menginjak usia 12 tahun, reformasi masih saja berkutat pada masalah-masalah klasik rezim orba yang hanya berubah bentuk dalam urusan demokrasi, indonesia sudah cukup banyak memiliki banyak pengalaman.

Sehingga munculnya keinginan dari para generasi muda bangsa untuk mengawal dan memperjuangkan demokrasi. Sebagian besar hak dasar bisa terjamin seperti adanya kebebasan menyatakan pendapat Kebebasan , demokrasi, patut dijunjung tinggi. Melalui kita para pemuda-pemudi indonesia arah indonesia ke depan sangat ditentukan oleh mereka.

Untuk menunjukkan kontribusi yang nyata, Melalui acara besar Lembaga Otonom Forum Mahasiswa Peduli Keadilan menunjukkan Kontribusinya yaitu melalui serangkaian acara:

1. Sinemokrasi yaitu suatu Kompetisi film documenter dan fiksi (Movie Exibition) yang berlangsung mulai Tanggal 10 Oktober 2014, dibuka dengan opening ceremony. Tujuannya yaitu untuk memberikan inspirasi dan menambah pemahaman demokrasi melalui film tentang demokrasi.


Menurut Narasumber, Pak Muktiono “Democracy is about how to voice the people voices”


Delegasi mahasiswa berasal dari 17 Universitas antara lain Universitas airlangga, Universitas Lambung Mangkurat, universitas gajah mada, Unsoed, universitas Jambi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan lain sebagainya.

2. Rangkaian acara kedua “Malang Democracy Explorer”

Malang Democracy Exploreradalah kegiatan yg betujuan untuk mengupas sisi lain Kota Malang melalui pndekatan-pendekatan yang langsung turun ke lapangan.
Inisiatif untuk melakukan kegiatan ini adalah melalui keprihatinan tentang nasib kaum-kaum minoritas yang kian terpinggirkan dan tidak memiliki hak yang sama yang seharusnya dimiliki oleh warga negara lainnya.Oleh karena itu,” formah pk mencoba memperjuangkan nasib kaum minoritas bahwa bagaimanapun juga mereka adalah warga negara yang memiliki hak yang sama dan diperlakukan sama.” Kata Rian selaku Ketua Pelaksana.

Malang Democracy Explorer dilakukan selama satu hari penuh dikarnakan  terdapat titik-titik tertentu yang membutuhkan waktu malam hari.Melalui Malang Democracy Explorer untuk mengasah kepekaan, kepedulian di lingkungan sekitar yang butuh akan uluran tangan untuk memperjuangkan hak-hak mereka sebagai warga negara indonesia

Adapun spot-spot masyarakat yang dikunjungi :

  • Ikatan waria malang
  • Ikatan gay malang
  • Odha /orang-orang yang telah mengidap HIV/AIDS.
  • Ikatan Penyandang Disabilitas
  • Wanita Harapan
  • Kepompong/orang yang tidak memiliki tempat tinggal
  • BzqeMgQCQAEP49t
    Selain itu diadakan sesi briefing tentang kajian gender dari sam eki yang dihadiri para delegasi.

    3. Rangkaian Acara Ketiga “Sarasehan nasional mahasiswa fakultas hukum indonesia “

    Rangkaian acara dari Acara Festival Demokrasi Kampus diskusi nasional yang bertempat di gedung walikota batu.

    Dari hasil mahasiswa dalam menggali informasi di “Malang Democracy Explorer” selanjutnya mereka mendiskusikan masalah yang dihadapi ke hadapan pemerintah kota malang untuk menghasilkan kesepakatan dan solusi.

    Dari Perwakilan pemerintah kota malang yaitu Walikota Batu Bpk Eddy Rumpoko yang Menghasilkan sebuah Piagam kesepakatan yang ditandatangani Formah pk fh ub, Delegasi, serta pemerintah kota malang. Selain itu Dihadiri juga dr. Supranoto selaku staf ahli walikota malang untuk memberikan pemahaman keilmuannya.

    “Pada dasarnya kaum difabel sendiri mempunyai hak yang sama dengan kita”.
    Berlanjut Kunjungan dari delegasi mahasiswa hukum rangkaian acara Demokrasi Festival Campus di Omah munir batu malang :

    4. Dan acara terakhir yang merupakan puncak dari feztival Demokrasi kampus yaitu “Talkshow Kebangsaan” .
    Talkshow kebangsaan yang diadakan pada tanggal 13 Oktober 2014 di Gedung Samantha Krida Universitas Brawijaya. Yang nantinya dimulai pukul 16:00-18:00 WIB yang dihadiri oleh:

    • Prof. Dr. M. Mahfud M.D Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi RI,
    • Johan Budi Juru bicara KPK,
    • Lexy Junior Rambadetta sutradara film documenter dan video jurnalis Indonesia
    • Rocky Gerung (Dosen filsafat Universitas Indonesia)
    • Serta untuk hiburan dimeriakan Sammy Notaslimboy & merah bercerita.